YUSRON SNACK

Kembali Bangkit Setelah Jatuh

YUSRON SNACK

Saya seharusnya melanjutkan Bisnis keluarga. Menjadi pengusaha mandiri bukan apa yang orang tua saya inginkan, tetapi saya memiliki semangat untuk mandiri…

Conan Sodikin mulai menjual kerimping singkong, bertentangan dengan keinginan ayahnya…

Tetapi tahun 1986, dia membuat sample panganan ringan baru dan belum banyak diketahui orang-orang, ‘kuping gajah’. Dia langsung tertarik dan melihat potensi apa yang terdapat dari produk itu. Lalu Conan memutuskan untuk merubah bisnis dia dan mulai menjual Kuping Gajah.

Dia memilih Kuping Gajah berdasarkan insting bisnis dia. Dia tertarik terhadap bentuk dan desainnya, juga rasanya yang menarik. Conan melihat aspek praktisnya juga, Kuping Gajah merupakan tipe panganan yang dapat dinikmati untuk melewati waktu…. membaca buku, nonton TV, ngobrol dengan teman. Panganan ringan yang menyenangkan dan menarik dinikmati bersama.

TOUGH TIMES
Conan cepat dalam mencari tahu informasi untuk membuat Kuping Gajah. Dengan teliti, Conan bertemu dengan seseorang yang memproduksi Kuping Gajah di Buaran, Pekalongan. Akhirnya dia mendapatkan resep rahasianya, dan menemukan bahwa panganan ringan ini membutuhkan banyak orang untuk memproduksinya.

Conan mengakui bahwa empat tahun pertama bisnis ini sulit. Conan mengalami naik turun dalam menjalankan bisnisnya. Salah satu kesulitan utamanya adalah kekurangan modal. Bisnis mulai meningkat tahun 1990, tapi ditahun 1999 dia mengalami kesulitan kembali karena kenaikan tepung gandum yang sangat signifikan di saat krisis moneter. Situasi ini sangat sulit bagi konsumer tepung gandum. Untuk keberlanjutan bisnisnya, dia membutuhkan tiga sak tepung gandum dalam sehari. Dengan keuntungan yang minim, Conan menjalankan bisnis hingga 6 bulan tanpa keuntungan. Namun Conan tidak menyerah, dia bekerja keras hingga posisi dimana dia sekarang. Keputusan yang dia ambil terhadap bisnis dia sekarang merupakan keputusan melawan orang tuanya sehingga dia harus membuat bisnis ini sukses.

SULIT DAN BERTUBI-TUBI
Marketing bukan sesuatu yang Conan miliki waktu untuk dia lakukan. Tapi dia menemukan kota yang kecil dimana dia belum menemukan kompetitornya. Dengan berani dia mencoba peruntungannya di sekeliling kota kecil di Pemalang, Banjarnegara dan Purbalingga. Seiring berjalan waktu, masyarakat mulai menyadari panganan ringan Conan yang berkualitas tinggi, dan akhirnya banyak tenaga sales yang mengunjungi tempat bisnisnya YUSRON SNACK.

Setelah bertahun-tahun, Conan berusaha amat keras untuk gairahnya untuk berbisnis berhasil. Sudah 25 tahun sejak dia memulai bisnisnya, dan dengan dukungan istrinya, Nur Asyah, dan lima anaknya dan banyak doa, panganan ringan Conan menjadi favorit di Jawa Tengah.

Dia bilang kunci dari kesuksesannya adalah semangat, kesabaran dan persistensi. Dia bangga dengan kelezatan dari Kuping Gajah buatan dia, dapat membawa anaknya membawa anaknya kuliah.

SRIBOGA DAN KUPING GAJAH
Walaupun saat bisnis sulit berjalan, Conan berhasil membawa bisnisnya ke dalam jalan yang benar ketika bertemu dengan Sriboga di tahun 2000. Melalui program koperasi dari Sriboga, Conan menerima bimbingan bisnis, dan memperkuat modal sembari menerima juga berbagai macam latihan untuk produk-produknya. Conan menikmati asosiasinya dengan pertemuan yang difasilitasi sepenuhnya oleh Sriboga.

Sekarang dengan konsumsi 7 sak sehari dan dukungan dari tiga karyawan, Conan memiliki perputaran bisnis sekitar 15 juta rupiah per minggu.

Bersama Sriboga, Conan memiliki kesempatan untuk bergabung kunjungan educational visit ke rumah dari Bakpia Pathuk di Yogyakarta. Conan menikmati partisipasinya di even dan expo di Sriboga.

Cerita Conan menjadi inspirasi untuk kita semua dan berharap untuk kesuksesan ini selalu berlanjut.

Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

2lumpia-pak-edy.jpg1taram or.jpg